Ikuti 8 Langkah Sederhana, Memaksimalkan SEO Website
Jika anda memiliki sebuah bisnis dan ingin memasarkan secara online, maka salah satu strategy pemasaran yang sangat efektif saat ini adalah dengan memanfatkan mesin pencari, contohnya Google. Bila website/ blog anda masuk dalam 10 besar hasil pencarian google untuk kata kunci yang anda bidik, dapat dipastikan bahwa pengunjung website anda akan banyak berasal dari search engine dan kemungkinan besar mereka akan membeli produk atau menggunakan jasa yang anda jual melalui website anda. Pemasaran melalui SEO (search engine optimization) boleh dibilang sebagai tehnik pemasaran yang paling elit dan efektif karena gratis dan konversinya biasanya tinggi.
Untuk membantu website anda masuk dalam 10 besar hasil pencarian google, bukanlah hal yang mudah… hum bukan hal yang terlalu sulit juga. Sudah banyak informasi di internet yang membahas tips dan triks agar sebuah situs optimal di search engine terutama google. Beberapa informasi ada yang memberikan tips optimasi On Page dan ada juga yang memberikan tips optimasi Off Page. Saya coba merangkum secara garis besar, apa saja yang perlu dilakukan untuk memaksimalkan SEO (search engin optimization) sebuah website/ blog.
1. Riset Kata Kunci
Ketika anda akan membuat sebuah website untuk bisnis anda, tentunya anda tidak membuatnya begitu saja tanpa ada sebuah perencanaan. Langkah pertama yang sangat penting dan harus anda kerjakan adalah mencari tahu bagaimana orang mengetik kata kunci di search engine google untuk mencari informasi yang butuhkan. Bagaimana caranya? Anda dapat melakukan riset keywords dengan menggunakan Google Adwords: Keyword Tools, layanan ini disediakan oleh Google secara gratis.
2. Gunakan Domain Berisi Kata Kunci
Setelah update algoritma penguin yang lalu beberapa orang mengatakan bahwa keywords on domain adalah sesuatu yang buruk karena bisa dianggap SPAM oleh search engine. Saya bukan master SEO atau punya keahlian super di dunia SEO, tapi saya cukup mengerti bahwa di dunia online marketing banyak orang mengatakan hal-hal yang tidak pasti seolah mereka yang paling mengerti banyak hal tentang SEO.
Sebenarnya domain tidak harus berisi kata kunci, itu bukan sebuah keharusan. Tapi dengan memasukkan keywords dalam domain tentunya akan membantu mesin pencari untuk mengetahui fokus website yang dibuat. Misalnya membuat web tentang penyedia jasa SEO atau jasa backlink, bisa saja menggunakan domain gudangbacklink.com, rajaseo.com, seomax.com, ratuseo.com, dan lain-lain. Sedangkan contoh domain yang tidak menggunakan keywords on domain biasanya adalah website perusahaan-perusahaan, contohnya google.com, facebook.com, twitter.com, detik.com, yahoo.com, dan lain-lain.
Pada intinya keywords on domain tidak pernah berbahaya untuk website anda, hal itu hanya berlaku untuk situs-situs SPAM, dan tentunya anda tidak berencana membuat sebuah situs SPAM, right? So, menggunakan kata kunci tertentu pada domain situs anda adalah sesuatu yang baik, oh ya saya menyarankan untuk menggunakan ekstensi yang sesuai dengan core bisnis, misalnya ekstensi dot com untuk situs komersial.
3. Gunakan Platform Yang Tepat Untuk Website Anda
Sebenarnya tidak masalah mau membangun situs anda dengan menggunakan platform yang anda sukai. Bagaimanapun juga, bila anda ingin membuat sebuah situs yang Google friendly dan user friendly maka platform WordPress adalah pilihan terbaik. Pada platform WordPress kita juga dapat menginstal berbagai plugins yang dapat membantu kegiatan SEO dan juga membantu tampilan situs agar terlihat lebih baik.
4. Gunakan Permalinks Yang Baik
Pastikan setiap permalink postingan anda berisi judul postingan karenan permalinks yang baik sangat membantu dalam kegiatan seo anda. Itu sebabnya mengapa saya sarankan memakai platform WordPress karena anda akan lebih mudah mengubah settingan permalinks di WordPress. Untuk settingan permalinks postingan biasanya saya menggunakan custom struktur seperti ini /%postname%/ atau /%postname.html
5. Plugins SEO
Seperti saya katakan sebelumnya, kelebihan WordPress adalah dapat diinstal plugins pendukung yang dapat membantu SEO situs anda. Beberapa plugins WordPress yang sangat membantu SEO website anda adalah:
– Yoast WP SEO atau All In One SEO Pack
– Google XML Sitemaps
– SEO Friendly Images
– Dan lain-lain (akan dibahas dipostingan berikutnya)
6. Konten Berkualitas
Ada beberapa perdebatan tentang konten berkualitas itu seperti apa, ada yang bilang “artikelnya minimal 500 kata”, dan ada yang bilang “artikelnya minimal 700 kata”, faktanya adalah tidak ada yang lebih baik dari sebuah konten yang original. Buatlah konten untuk pembaca anda, buatlah bagaimana agar pembaca anda ingin membaca semua konten anda terus menerus. Seperti yang sudah disampaikan oleh pihak google sendiri bahwa konten adalah RAJA, maka sebaiknya anda tetap mengupdate website anda dengan konten yang original dan menarik bagi pembaca anda.
7. Gunakan Social Media
Jaman teknologi digital sekarang ini siapa sih yang tidak mengenal twitter, facebook, Google plus, dan lain-lain… setidaknya pasti mengenal salah satunya. Jika anda sedang membaca artikel ini dan tidak punya salah satu akun social media, saya pikir itu sesuatu yang “luar biasa” – sungguh terlalu :P. Bagi pemilik situs, memiliki akun twitter dan facebook adalah sebuah keharusan. Social media ini tidak hanya akan membantu SEO website anda, tapi juga akan menambah pengunjung ke website anda.
8. Membangun Backlinks
Algoritma search engine akan selalu berubah dari waktu ke waktu, namun hal penting yang tidak akan pernah berubah dalam SEO adalah backlinks. Hal penting yang harus tetap kita perhatikan ketika membangun backlinks untuk sebuah situs adalah membangun backlinks yang berkualiats. Gunakan waktu senggang anda untuk membangun backlinks yang berkualitas dan perlu dilakukan secara terus menerus dengan bertahap.
8 langkah di atas adalah strategy untuk memaksimalkan SEO sebuah website dan wajib diterapkan bila anda ingin mendapat perhatian dari search engine, terutama google. Bila anda tidak dapat melakukan hal di atas atau tidak memiliki waktu untuk mengerjakannya, sebaiknya anda menyewa seorang webmaster yang mengerti tentang SEO.
- Published in SEO
Jangan Menganggap Remeh SEO Gambar
Optimasi gambar untuk bisa di baca oleh mesin pencari seperti google adalah salah satu dari sekian banyak trik seo yang harus anda lakukan agar gambar bisa mendatangkan traffic ke situs anda, seperti banyak ahli seo untuk optimasi gambar sebenarnya mudah saja namun masih banyak blog atau website tidak bisa menggunakan trik ini terutama bagi mereka pemilik blog pemula mereka hanya fokus pada design templat tanpa menghiraukan isi dari artikel dan gambar yang sebetulnya sangat membantu untuk mendatangkan visitor.
Semua mesin penelusur sudah menggunakan pencarian berupa gambar seperti yang kita ketahui yaitu google, bing dan yahoo adalah pelopor dari pencarian gambar jadi ini bukan hal baru lagi kalau anda harus lebih memperhatikan gambar untuk mendatangkan vitor. nah pertanyaannya bagaimana caranya optimasi gambar agar bisa seo frendly dan bisa mendatangkan pengunjung. berikut ini caranya:
- Pilih gambar yang Ringan
Hal yang pertama untuk optimasi gambar agar ramah dengan seo dan mesin pencari adalah dengan memilih gambar yang sizenya ringan alias tidak berat ketika di muat oleh browser. sebab kalau size gamabar anda terlalu besar, pengguna akan merasa berat dengan gambar yang anda tampilkan dan hal ini akan memberatkan loading blog sehingga meraka tidak lagi melihat gambar yang anda tampilkan, selain itu google dan mesin pencari lainnya tidak akan menambahkan gambar anda di hasil pencarian karena gambar anda di nilai tidak layak untuk dimuat oleh browser, inilah yang harus anda perhatikan. agar semua browser bisa memuat gambar pastikan kalau size gambar anda kisaran di bawah 40 KB kalau lebih dari itu pakai image compresser tool agar gambar anda ringan dan tidak mengurangi tampilannya.
- Pilih Gambar Menarik dan Unik
Untuk trik optimasi gambar kedua adalah dengan membuat dan memilih gambar yang kiranya unik dan menarik pengunjung, pengunjung akan mendatangi blog atau web anda ketika meraka melihat gambar di hasil pencarian karena mereka menilai kalau gambar anda menarik dan unik.
- Pasang Atribut ALT pada Gambar
Pemasangan atribut ALT sangat di sarankan oleh semua mesin pencari sehingga gambar pada blog anda bisa di index dengan mudah, perlu anda ketahui mesin pencari seperti google, yahoo dan bing tidak akan bisa mengindex gambar pada blog anda ketika merayapi laman anda tanpa adanya atribut ALT, jadi anda harus perhatikan hal ini ketika ingin menerbitkan postingan dengan menggunakan gambar. Berikutnya pesangan TITLE pada gambar adlah salah satu trik yang tidak kalah pentingnya, dengan menggunakan atribut title ini mesin penelusur akan mudah membaca gambar apa yang anda berikan pada postingan, selain itu beri keyword yang tepat saat anda optimasi gambar, logikanya beri nama tag alt seperti nama postingan anda, ini salah satu memberi keyword pada gambar. untuk contohnya seperti ini:
<img alt=”DESKRIPSI” src=”http://URL-GAMBAR” tag”KATA KUNCI” title=”NAMA GAMBAR” />
- Ganti Nama Gambar
Untuk trik optimasi gambar ke empat yaitu dengan menggganti nama pada url gambar agar lebih user dan mudah di pahami oleh mesin penelusur, meskipun trik ini kadang juga tidak efektif namun untuk mendukung terbacanya gambar dalam postingan hal ini tidak akan sia-sia karena kebanyakan para ahli seo menggunkan trik ini, untuk caranya misalkan url gambar anda
https://finroll.co.id/07880.jpg
untuk lebih user silahkan ganti angka ini dengan nama gambar postingan seperti ini
https://finroll.co.id/cara-optimasi-gambar-seo-user-frendly
- Letakkan gambar di awal postingan
Untuk optimasi gambar yang terakhir adalah meletakkan gambar pada awal postingan, diharapkan agar semua pengunjung melihat gambar pada awal postingan serta dengan menambahkan gambar di awal postingan robot bot atau spider bot bisa mengindeks gambar lebih awal sebelum mengindeks artikel anda. namun semua terserah anda yang perlu saya tegaskan poin pada nomer 1, 2 dan 3 jangan anda tinggalkan supaya gambar anda bisa tampil di halaman pencarian gambar. itulah 5 poin optimasi gambar agar lebih seo. dengan tulisan ini semoga anda bisa lebih mengerti dan paham bagaimana seharusnya mengoptimasi gambar agar bisa di tampilkan di halaman pencaraian.
- Published in SEO
Mengenal 5 Perbedaan SEO Untuk Website Bisnis B2B Dan B2C
Mungkin Anda sudah mengetahui kalau SEO punya peran yang sangat strategis di dalam bisnis. Pada bisnis Business to Business (B2B) atau Business to Consumer (B2C), baik di dalam ataupun di luar negeri, SEO menjadi salah satu saluran pemasaran yang menghasilkan.
Namun tahu kah Anda kalau penerapan SEO untuk bisnis B2B dengan B2C itu berbeda?
Biarpun secara teknis mungkin terdapat banyak persamaan, tetapi secara prinsip ada perbedaan yang mendasar diantara keduanya.
Lalu apa berbedaan antara SEO untuk website B2B dengan B2C?
5 Perbedaan SEO Untuk Website Bisnis B2B Dan B2C
Paling tidak ada 5 hal yang membedakan penerapan SEO untuk website bisnis B2B dengan B2C. Kami sudah merangkumnya dalam artikel ini, dan berikut perbedaanya :
- Jenis produk dan layanan
- KPI
- Siklus penjualan
- Konten marketing
- Riset keyword
1. Jenis produk dan layanan
Perbedaan antara SEO untuk website B2B dengan B2C yang pertama adalah jenis produk dan layanan.
Di dalam bisnis B2B SEO yang digunakan untuk membantu memasarkan produk atau layanan yang intangible (tidak berwujud) dan produk atau layanan tersebut memberikan keuntungan bagi bisnis pelanggan Anda.
Kalau di bisnis B2C, produk atau layanan Anda memberikan keuntungan bagi pengguna akhir produk Anda.
Semisal Anda adalah seorang pembuat produk digital. Untuk memasarkan produk Anda, Anda memilih menggunakan affiliate. Dan affiliate inilah yang akan menjualkan produk Anda ke pengguna akhir dari produk Anda. Model bisnis yang seperti ini yang dinamakan sebagai model bisnis B2B. Anda menjual produk/ layanan dengan memberikan keuntungan kepada affiliate Anda.
Beda ceritanya kalau Anda sebagai menjual produk digital Anda langsung ke pengguna akhir tanpa melewati affiliate. Dimana pengguna akhir tersebut menggunakannya hanya untuk dirinya sendiri dan tidak untuk menghasilkan pemasukan lagi baginya. Yang seperti ini dinamakan sebagai model bisnis B2C.
Dengan demikian target markernya sudah beda, maka penerapan strategi SEO nya pun juga berbeda. Menyesuaikan dengan produk dan layanan dari bisnis yang Anda jalankan.
2. KPI
Dalam dunia bisnis mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan yang nanya KPI. KPI singkatan dari Key Performance Indicator. Sebuah indiktor yang menjadi ukuran kinerja atau tolak ukur suatu aktivitas.
Dalam hal ini SEO untuk website B2B dan B2C KPI nya pun berbeda.
Di dalam bisnis B2B KPI nya adalah jumlah leads yang masuk tiap bulan. Sedangkan dalam bisnis B2C yang menjadi KPI adalah penjualan yang masuk tiap bulan.
Di bisnis B2B SEO dikatakan sukses apabilan dalam satu bulan leads yang masuk melebih angka yang ditetapkan dalam KPI.
Sedangkan untuk b2C dikatakan sukses apabila dalam satu bulan omset/ profit yang masuk lebih dari angka yang ada di KPI.
3. Siklus penjualan
Perbedaan yang ke tiga antara SEO untuk website B2B dengan B2C adalah siklus penjualannya.
Kalau SEO untuk website B2B memang siklus jangka panjang. Bisa jadi dalam waktu 3-24 bulan baru bisa mendapatkan penjualan dan nilainya sangat besar, sekalipun sudah mendapatkan posisi yang bagus di hasil pencarian Google.
Sedangkan SEO untuk website B2C asalkan sudah tampil di halaman pertama Google, maka penjualan akan secara rutin masuk.
4. Konten Marketing
Perbedaan antara SEO untuk website B2B dan B2C adalah pada konten marketing.
Konten marketing untuk website B2B. Tujuan utamanya adalah edukasi. Konten marketing yang dibuat tidak hanya untuk mengejar traffic dan backlink, tetapi juga memberikan edukasi kepada penjungjung website agar mereka siap ketik ada pewnawaran atau diskon.
Sedangkan konten marketing untuk B2C bertujuan untuk memperbanyak jangkuan. SEO untuk dan konten marketing di B2C digunakan untuk menaikkan peringkat Google dan berharap bisa langsung mendapatkan penjualan.
[5] Riset keywordPerbedaan yang terakhir adalah riset keyword. SEO untuk website B2B keyword yang di riset dalah keyword-keyword yang ada dalam sebuah industri (industrial keyword).
Sedangkan SEO untuk website B2C keyword yang di riset adalah keyword yang umum dan digunakan sehari-hari.
Itu tadi 5 perbedaan SEO untuk website B2B dengan B2C. Dengan memperlajari dan memahami perbedaan tersebut kita bisa menerapkan strategi SEO dengan tepat dan efektif.
- Published in SEO